Mikrotik User Meeting atau biasa di singkat MUM yang diadakan setiap tahun oleh mikrotik, dan kebetulan pada tahun ini saya menghadiri MUM yang bertempat di Jakarta pada tanggal 12 – 14 Oktober 2016 .
Mau tau gimana aja? yuk simak
Hari Pertama MUM 2016
Pada hari pertama dilaksanakan opening dan registrasi bagi siapa saja yang ingin mengikuti acara tersebut, dan pembagian souvenir.
Hari Kedua MUM 2016
Pada hari kedua di presentasikan berbagai produk baru oleh Mikrotik dan berbagai materi dari presentator mengenai Mikrotik. Contoh beberapa materinya yaitu :
- In depth testing: Multi Point Wireless Access Point on RouterOS by Valens Riyadi, Pujo Dewobroto (Citraweb, Indonesia)
Presentasi yang di bawakan oleh pak Valens ini mengenai wireless dalam mode point to multi point. Dalam presentasi itu menjelaskan, kita bertindak sebagai Access Point
- Skema pertama : kita mempunyai wifi, dan ada 3 client yang terkoneksi , di saat kita melihat ternyata bandwidth nya sama terbagi rata
- Skema kedua : tiba tiba ada 1 client lagi yang terkoneksi, disaat kita lihat lagi ternyata bandwidth nya malah aneh tidak terbagi dengan rata.
Kemudian ia menjelaskan ada 2 penyebab kenapa bandwidth yang awal nya terbagi rata dan seketika menjadi aneh tidak karuan membagi bandwidth.
- Di wireless ada beberapa bagian yaitu b/g/n apabila kita serting wireless kita dengan (n) . Dan client kita sudah support dengan jaringan itu maka akan sama seperti skema 1. Dan apabila tiba” ada 1 client lagi yang terkoneksi dengan wireless kita. Dan hp si client itu tidak support dengan jaringan N yang tadi kita setting di wireless maka akan sama kejadian seperti di SKEMA 2
- Data rate, Data rate adalah Ukuran kecepatan bit data dalam proses transmisi, dihitung dalam bit per, kita bisa lihat data rate tersebut, data rate ini bisa menyebabkan wireless kita seperti itu
Hari Ketiga MUM 2016
1.Prevention Bruteforce MikroTik by Fajar Amanullah Zaky (SMK Catur Global, Indonesia)
Pada presentasi ini menjelaskan tentang Upaya penanganan Brute Force, Brute Force adalah metode untuk meretas password dengan cara mencoba semua kemungkinan kombinasi yang ada pada “wordlist“. Metode ini dijamin akan berhasil menemukan password yang ingin diretas karena mencari kombinasi password dan mencoba satu persatu . Namun proses untuk meretas password dengan cara ini akan memakan waktu/lama.
Seorang Attacker menggunakan brute force ini untuk mengetahui password dari user,dan brute force juga bisa memakan resource CPU kita, dan baiknya si Mas Fajar ini menjelaskan bagaimana cara melawan brute force :
- Kita bisa menghantam Brute Force ini dengan menggunakan fitur Firewall di mikrotik, kita buat firewall untuk SSH TELNET dan FTP karena tiga itu sangat mudah untuk di hantam oleh si Attacker
2.How to build 2 Radius Server in 1 Router MikroTik by Irfan Divi Zianka (SMKN 1 Kota Bekasi)
Radius ( Remote Authentication Dial In User Service ) merupakan protokol jaringan yang menjalankan service management Authentication, Authorization, dan Accounting secara terpusat untuk user yang terkoneksi dan ingin menggunakan resource dalam jaringan.
Cara membuat 2 radius server yaitu sebagai berikut :
- kita menentukan ether berapa saja yang untuk di jadikan gateway untuk setiap radius tersebut
- membuat user profile
- setting di user manager, user manager inilah yang mengatur dan membuat user
- setelah itu kita hanya tinggal mengoneksi kan nya saja dengan server nya, kita buka google dan akan langsung ke direct dengan hostpot yang kita buat tadi,
- dan isikan user dan password yang sama seperti yang dibuat di user manager nya.
No comments:
Post a Comment