Monday, March 20, 2017

Wireless Point To Point

Topologi

Screenshot_1

Tujuan

  1. Mengetahui apa itu Wireless Point to Point.
  2. Mengetahui bagaimana cara membuat Wireless Point to Point.

Konsep Dasar

– Point to Point

Wireless Point to Point adalah wireless yang hanya dapat digunakan oleh satu client saja.

– Konsep Koneksi Wireless

  • Koneksi terjadi antara Akses Point (AP) dengan satu atau lebih station.
  • Koneksi tejadi apabila ada kesamaan SSID dan kesamaan Band.
  • Station secara otomatis akan mengikuti channel frekuensi pada AP.
  • Station hanya dapat melakukan scan AP dengan list channel frekuensi yang diset pada station.

– Mode Interface Wireless

— AP Mode
  • AP bridge wireless difungsikan sebagai Akses Poin.
  • Bridge hampir sama dengan AP-bridge, namun hanya bisa dikoneksi oleh 1 station/client, mode ini biasanya digunakan untuk point-to-point.
— Station Mode
  • Station scan dan content AP dengan frekuensi & SSID yang sama, mode ini tidak dapat di bridge.
  • Station bridge sama seperti station, mode ini adalah MikroTik proprietary. Mode untuk L2 bridging, selain wds.
  • Station wds sama seperti station, namum membentuk koneksi WDS dengan AP yang menjalankan WDS.
  • Station pseudobridge sama seperti station, dengan tambahan MAC address translation untuk bridge.
  • Station pseudobridge clone sama seperti station-pseudobridge, menggunakan station-bridge-clone-mac address untuk konek ke AP.
— Special Mode
  • Alignment only mode transmit secara terus-menerus digunakan untuk positioning antena jarak jauh.
  • Nstreme dual slave digunakan untuk sistem nstreme dual.
  • WDS slave Sama seperti ap-bridge, namun melakukan scan ke AP dengan SSID yang sama dan melakukan koneksi dengan WDS. Apabila link terputus, akan melanjutkan scanning.
Sumber: Modul 2 Setup simple wireless link, Organized by: SMK Negeri 1 Kota Bekasi

Membuat Access Point dengan Mode Bridge

  • Aktifkan Wlan dengan menklik tanda Ceklist
  • Pertama masuk ke Wireless > Interface > Doubleklick Wlan
Screenshot_1
  • Pilih Mode Bridge dan Band 2GHz-B
  • Buat SSID untuk nama Access Point (AP)
1.8
  • Tambahkan IP address Wlan 1 dan Ether 2.
  • Wlan 1 Untuk Access Point
  • Ether 2 untuk PC
1.4
  • Selanjutnya ke Wireless > Registration > Doubleklick
screenshot_5
  • Lihat Sinyal dan Ping ke Client
1.2
1.7

Station Sebagai Client

Untuk Client hampir sama dengan Server
  • Masuk ke Wireless > Interfaces, Aktifkan dengan Mengklik tanda ceklis dan double klik
screenshot_11.png
  • Mode : Station
  • Band : 2GHz-B
  • SSID : biasanya akan terisi setelah di scan
Screenshot_2
  • Cari Nama Access Point yang kita ingin hubungkan > Connect
Screenshot_3
  • Kemudian Buat Ip address
  • Ether 1 = harus satu jaringan dengan Bridge / Access Point
  • Ether 2 = Bebas
Screenshot from 2016-07-29 10:30:27
  • Masuk lagi ke Wireless > Registration > Doubleklik

Screenshot from 2016-07-29 10:54:23
  • Lihat Sinyal dan coba ping ke Access Point / Bridge
Screenshot_4Screenshot_6

Kesimpulan

Pembuatan Wireless menggunakan perangkat MikroTik harus memiliki Licence Level 3, penggunaan wireless ini dimaksudkan untuk menghemat biaya pembelian kabel, dengan adanya teknologi wireless kita dapat membagikan jaringan melewati udara yang berupa sinyal. Wireless yang dibuat diatas adalah Wireless Point to Point, dimana pemancar hanya dapat diakses oleh satu client saja.

No comments:

Post a Comment